Showing posts with label majelis mujahidin. Show all posts
Showing posts with label majelis mujahidin. Show all posts

Narkoba Lebih Jahat Dan Berbahaya dari Terorisme

Mahfud MD berbicara Soal Grasi Corby : Narkoba Lebih Jahat dari Korupsi dan Terorisme! Jakarta Presiden SBY memberikan grasi 5 tahun kepada terpidana kasus narkoba asal Australia, Schapelle Corby. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mempertanyakan pemberian grasi tersebut.

"Kita sudah punya komitmen 4 kejahatan besar, itu salah satunya narkoba. Mestinya diberi hukuman yang berat. Tapi Corby ini kenapa diberi grasi sementara yang lain tidak?" kata Mahfud menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri seminar yang diadakan alumni UII, di Hotel Gran Melia, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Acara ini juga dihadiri sejumlah politisi PDIP seperti Megawati, Puan Maharani dan Taufiq Kiemas.

Mahfud juga menegaskan, narkoba adalah bentuk kejahatan yang lebih berbahaya dibanding bentuk kejahatan lainnya. Narkoba mengakibatkan matinya sebuah kehidupan.

"Kejahatan narkoba itu lebih jahat dari korupsi dan terorisme. Karena kalau terorisme dan korupsi begitu dihukum mati, selesai. Orangnya yang mati. Tapi kalau narkoba itu kejahatan yang membunuh kehidupan. Bukan membunuh hidup orang, tapi kehidupan yang artinya bersambung dari generasi ke generasi, dari orang ke orang lain," bebernya.

Menurut Mahfud, grasi yang diberikan kepada Corby sudah sah secara hukum. Namun mengapa tetap banyak yang mempertanyakan pemberiannya?

"Kalau mau bicara sah tidak sah pemberian grasi itu konstitusional secara keabsahan. Tapi kan hukum itu bicara soal moral. Soal komitmen bagi keselamatan bangsa. Oleh karena itu saya anggap wajar orang yang mempertanyakan komitmen itu meski dari segi hukum memang ada jalan itu. Mestinya alasan-alasannya itu diketahui publik," terang Mahfud.

Mahfud juga mengharapkan tidak ada alasan politis di balik keputusan grasi yang diberikan oleh Presiden SBY. "Mudah-mudahan petimbangannya bukan politis," ujarnya.

Corby mendapat grasi berupa pengurangan hukuman 5 tahun dari hukuman 20 tahun. Itu artinya, tak lama lagi eks siswa sekolah kecantikan yang digelari 'ratu mariyuana' itu akan menghirup udara bebas.

Pemerintah Australia menyambut baik grasi tersebut. Menlu Bob Carr bahkan memuji SBY sebagai teman yang hebat bagi Australia.


Sikat Habis Laskar Aswaja ? kok jadi begini ...?

Jika Laskar Aswaja membuat kegaduhan di Indonesia, Front Pembela Islam (FPI) akan perangi Laskar Aswaja. Sebaliknya, jika tidak membuat kegaduhan, FPI akan menghormati Laskar Aswaja. Ketegasan sikap FPI terhadap Laskar Aswaja tersebut disampaikan oleh Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Bin Umar Al Attos (Habib Selon).

“Tolong kasih tahu sama penggagas Laskar Aswaja, apa yang dimaksud dengan aswaja itu. Kasih tahu mereka biar ngaji dulu. Sebenarnya sebelum mereka mendirikan Laskar Aswaja, saya telah mendirikan laskar Aswaja lebih dahulu. Dari dulu kami telah berjuang dalam amar makruf nahi mungkar,” tegas Habib Selon.

Bagaimana jika Laskar Aswaja menjadikan FPI sebagai target gerakan ? “Silahkan saja mereka memerangi FPI dengan caranya sendiri. Kami santai saja menghadapi laskar itu. FPI menjaga NKRI lebih dahulu. Kalau mereka mau merusak NKRI dan membuat kegaduhan di negeri ini, kami akan sikat habis,” jawab Habib Selon.

Kendati mengkritik kehadiran Laskar Aswaja, Habib Selon atas nama FPI siap berdialog dengan Laskar Aswaja. “Siapun yang ingin berdialog dengan FPI dipersilahkan dengan sangat terbuka. FPI lebih banyak yang mendukung daripada yang menolak. Dan FPI milik masyarakat dan Allah. FPI asasnya Ahlussunah Waljamaah,” kata Habib Selon.

Diberitakan sebelumnya, ribuan pemuda yang mengatasnamakan Laskar Aswaja menggelar apel bersama di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Laskar menegaskan diri siap membentengi Indonesia dari tiga ancaman besar, yakni disintegrasi bangsa, terorisme, dan isu SARA. Hadir dalam acara ini Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Ketua Dewan Pembina Laskar Aswaja, Marwan Jafar, menegaskan kehadiran Laskar Aswaja sesungguhnya ingin mengambil bagian untuk menyelamatkan Indonesia dari tiga ancaman tersebut. Dikatakan bahwa Laskar Aswaja adalah penjaga utama Ahlussunnah Wal Jama’ah, termasuk untuk membentengi ideologi transnasional yang tidak sesuai konteks ke-Indonesiaan dan menolak radikalisme berbasis agama.

Ck....ck....ck........... 


Perangi Tauhid Bersekutu dengan Thagut

Musuh terbesar umat Islam saat ini adalah Amerika Serikat (AS) yang bersekutu dengan para thaghut untuk menghadang dakwah tauhid yang mengandalkan trik kotor, fitnah dan dusta. Hal itu diungkapkan amir Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT), Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menyikapi sepak terjang AS sejak kasus Bom Bali I tahun 2002 hingga kasus terkini tahun 2012. Tantangan umat Islam semakin berat karena AS memperalat pemerintah lokal sebagai bedundalnya.

“Setan Amerika selalu memfitnah saya, karena saya berjuang menegakkan tauhid Daulah Islamiyah dan Khilafah yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Maka setan Amerika memperalat rezim thaghut NKRI untuk menzalimi saya agar saya tidak bisa melanjutkan perjuangan menegakkan Islam. Setan Amerika pernah memerintahkan thaghut polisi untuk menangkap saya begitu bebas dari lapas Salemba dan saya ditahan sampai 2 tahun 6 bulan tanpa kesalahan sedikitpun, setan Amerika juga pernah memerintahkan rezim thaghut NKRI agar saya tidak diberi remisi hari raya waktu di tahan di lapas Cipinang,” ujarnya dalam rilisnya kepada voa-islam.com, Ahad malam (11/3/2012).

Makar berikutnya, tambah Ustadz Abu, dirinya dituduh terlibat aksi terorisme dalam pelatihan militer bersenjata di Aceh, lengkap dengan proses peradilan yang tidak fair. “Untuk mematikan perjuangan saya menegakkan Islam adalah saya dituduh terlibat berat latihan senjata di Aceh dengan tuduhan-tuduhan yang tidak jujur. Semua saksi-saksi yang memberatkan saya tidak boleh hadir di persidangan, tetapi lewat teleconference dengan dijaga ketat oleh thaghut-thaghut Densus 88 agar memberikan kesaksian seperti maunya thaghut Densus, dan mereka tidak boleh menggunakan pembela TPM, tapi harus menggunakan pembela yang ditunjuk thaghut Densus 88,” terang pendiri Pesantren Al-Mukmin Ngruki Solo itu.

Meski menolak dirinya dikaitkan dengan pelatihan paramiliter di Aceh, Ustadz Abu menyatakan pelatihan itu bukan aksi terorisme, melainkan ibadah karena melaksanakan syariat I’dad sesuai perintah Allah dalam Al-Qur'an surat Al-Anfal ayat 60. Selain itu karena tidak ada seorang pun yang merasa diteror karena latihan Aceh.

“Tidak ada bukti dimasukkan perbuatan terorisme, tapi mereka paksakan karena kepentingan setan Amerika, maka jelaslah bahwa thaghut Indonesia sebenarnya kerja sama dengan setan Amerika memerangi Islam dan Mujahidin dengan dalih memerangi teroris. Mujahidin insya Allah tidak akan menyerah betapa pun kezaliman yang ditimpakan oleh thaghut NKRI dan setan AS, karena menegakkan Islam adalah amal shalih yang tidak boleh ditinggalkan karena ancaman thaghut,” tegasnya.

Fitnah AS terbaru, lanjut Ustadz Abu, dilakukan dengan menggalang opini sesat untuk mempengaruhi proses kasasi dirinya. Dengan memasukkan JAT sebagai organisasi teroris, maka proses hukum dirinya terpengaruh yang berbuah pada penolakan kasasi beberapa waktu lalu. “Semua tuduhan setan Amerika Serikat terhadap JAT dan diri saya, Ustadz Achwan, saudara Son Hadi, dan Ustadz Rosyid Ridho Ba’asyir dan tuduhan thaghut PBB terhadap diri saya seperti yang diberitakan di Koran Republika tanggal 26 Februari 2012 dan Koran Rakyat Merdeka Tanggal 27 Februari 2012 adalah tuduhan palsu tanpa ada bukti sedikit pun. Tuduhan-tuduhan bohong dan palsu ini sengaja dibuat untuk mendorong Mahkamah Agung agar meningkatkan kezalimannya terhadap diri saya dari penjara 9 tahun menjadi 15 tahun,” paparnya.

Ustadz Abu pun menuding ketakutan AS bila ditantang dialog berdasarkan fakta data. “Ketika rombongan JAT datang ke Dubes AS untuk klarifikasi tuduhan-tuduhannya, setan dubes AS tidak berani menemui khawatir terbongkar kebohongannya,” kecam dia.

Menyikapi vonis penjara 15 tahun yang diputuskan para thaghut terhadap dirinya, Ustadz Abu menyatakan tidak heran. Menurutnya, kezaliman itu sudah sesuai dengan keinginan AS yang selalu memerangi para pejuang dakwah dan khilafah. “Sebenarnya kezaliman yang ditimpakan terhadap diri saya berupa penjara 15 tahun oleh Toghut MA adalah untuk memenuhi keinginan setan Amerika agar saya tidak dapat melanjutkan perjuangan menegakkan Daulah Islamiyah atau Khilafah, bukan karena saya meneror masyarakat,” simpulnya

vo'a islam


Mukjizat Rasulullah SAW



عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَانَتْ صَلَاةُ الْعَصْر،ِ فَالْتَمَسَ النَّاسُ الْوَضُوءَ، فَلَمْ يَجِدُوهُ، فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَضُوءٍ، فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فِي ذَلِكَ الْإِنَاءِ يَدَهُ، وَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ يَتَوَضَّئُوا مِنْهُ، قَالَ، فَرَأَيْتُ الْمَاءَ يَنْبُعُ، مِنْ تَحْتِ أَصَابِعِهِ، حَتَّى تَوَضَّئُوا مِنْ عِنْدِ آخِرِهِمْ
(صحيح البخاري)

“Dari Anas bin Malik Ra, kulihat Rasulullah SAW, dan sudah saatnya shalat ashar, maka orang orang mencari air, untuk wudhu namun tak menemukannya, maka dibawakan kepada Rasul saw bejana wadah tempat air berwudhu, maka Rasul saw menaruh tangan beliau SAW dan memerintahkan orang orang berwudhu dari wadah air itu, maka kulihat air mengalir deras bagai mata air dari bawah jari jari beliau saw, hingga orang orang berwudhu hinggga kesemuanya selesai” (Shahih Bukhari)

ImageAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Luhur, Yang Maha memuliakan kita untuk hadir dalam perkumpulan yang luhur ini, Yang Maha Bercahaya di atas segala yang bercahaya, Maha Menciptakan cahaya kebahagiaan, cahaya keluhuran, cahaya kesejahteraan, cahaya kebahagiaan di dunia dan akhirat, hingga terang benderang jalan yang ditempuh oleh para hamba-hambaNya, jalan kebenaran dan keluhuran yang diterangi dengan matahari keridhaan Ilahi, sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, beliaulah matahari kemuliaan Allah, matahari cinta dan kasih sayang Allah, matahari keindahan Allah, matahari pengampunan Allah, yang mana jika seseorang mengenal dan mengikuti tuntunan beliau, sampailah ia pada pengampunan dan keridhaan Allah, keindahan dan kasih sayang Allah sehingga didapatilah kebahagiaan di dunia dan akhirat serta jauh dari kemurkaan Allah subhanahu wata’ala karena ia akan meninggalkan hal-hal atau perbuatan yang hina di sisi Allah subhanahu wata’ala. 

Di malam hari ini kita semua masih berada dalam naungan bulan agung Rabiul Awwal, yang mana Allah subhanahu wata’ala menyimpan di dalamnya rahasia keluhuran sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana yang tadi telah kita dengar dari guru-guru kita bahwa merupakan suatu aib bagi seseorang muslim yang melewati bulan Rabi’ul Awwal dan tidak memimpikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ucapan ini merupakan tahziir (peringatan) dan juga sebagai doa dan harapan serta penyemangat bagi kita agar senantiasa merindukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di bulan Rabi’ul Awwal, berharap untuk bisa berjumpa dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di bulan Rabi’ul Awwal, maka kita selalu berusaha untuk memperbanyak mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam. Namun jika tidak berjumpa dengan beliau janganlah merasa kecewa, dan jika berjumpa dengan beliau tidak pula merasa sombong dan takabbur , akan tetapi bersyukurlah akan hal itu karena perjumpaan itu akan terjadi berulang-ulang dikarenakan rasa syukur itu. 

Sampailah kita pada hadits luhur akan mu’jizat sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang telah disampaikan oleh sayyidina Anas bin Malik RA, dimana suatu hari ketika telah masuk waktu shalat Asar dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabat berada dalam perjalanan, dalam 2 riwayat yang lain yang terdapat di Shahihul Bukhari disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah Hudaibiyah, maka ketika itu para sahabat mencari air untuk berwudhu namun tidak mereka dapatkan, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminta bejana air dan menaruhkan tangan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam ke dalam bejana air itu sehingga mengalirlah air dari bawah jari-jari beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dengan derasnya, kemudian para sahabat berwudhu’ dengan air itu. Disebutkan dalam riwayat yang lain dalam Shahihul Bukhari bahwa ketika dalam perjalanan itu (Dalam perjanjian Hudaibiyyah) mereka berjumlah 1500 orang dan mereka semua menggunakan air itu untuk minum dan berwudhu, dan dikatakan oleh periwayat hadits bahwa meskipun jumlah orang di saat itu adalah 100.000 pastilah air tesebut tetap mencukupi mereka karena air itu terus mengalir dari jari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam hadits ini tersimpan makna bahwa ketika ummat dalam kesulitan dan kesusahan maka sang nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak akan hanya diam dan membiarkan mereka. Para pecinta sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga akan dicintai oleh beliau shallallahu ’alaihi wasallam, dengan diberi syafaat oleh beliau shallallahu ‘alaihi wasallam di dunia dan di akhirat . Syafaat Rasulullah terjadi di dunia sebagaimana kisah dalam riwayat yang tadi kita baca. Begitupula sebagaimana yang telah teriwayatkan ketika terjadi peperangan Badr salah seorang sahabat, sayyidina Ibn Afra’ yang ketika itu tangannya terpotong dalam peperangan, maka dengan kesakitan ia membawa potongan tangannya kehadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyambungkan kembali potongan tangannya itu lantas tangan itu pun tersambung seperti semula tanpa ada bekas luka sedikit pun. Hal yang terjadi seperti ini, jika kita mengatakan hanyalah kekhususan para sahabat, maka hal itu berarti kita membatasi kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akan tetapi kedermawanan beliau berlaku untuk semua ummat beliau terlebih lagi para pecinta beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebagaimana yang telah difirmankan Allah subhanahu wata’ala:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
( التوبة : 128 )

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin”. ( QS. At Taubah : 128 )

Di zaman sekarang ini, saat terjadi kerusakan pada ummat nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, dan ketika itu ada yang masih berpegang teguh pada sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, maka akan didapatkan baginya pahala 100 orang mati syahid, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam :

مَنْ تَمَسَّكَ بِسُنَّتِي عِنْدَ فَسَادِ أُمَّتِي فَلَهُ أَجْرُ مِائَةِ شَهِيدٍ

“Barangsiapa yang berpegang pada sunnahku ketika kerusakan ummatku, maka baginya pahala 100 orang yang mati syahid”

Di setiap waktu dalam hari-hari di kehidupan dunia ini kita selalu ditunggu oleh kemuliaan pahala 100 orang mati syahid, apakah hal itu akan kita lewatkan begitu saja bahkan kita tukar dengan dosa dan kehinaan . 

Baca lebih lengkap di majelisrasulullah.org


Muslim Siaga Perang ..!

Kota Pontianak mencekam. Jalan-jalan utama menuju kota Pontianak diblokir oleh ratusan TNI dan Polri. SMS bernuansa jihad untuk melawan gerombolan preman anti FPI terus masuk ke semua elemen masyarakat, menyebar hingga ke kota-kota di pedalaman Kalimantan Barat.

Tentu saja hal ini bukan tanpa sebab, berdasarkan email yang diterima redaksi voa-islam.com, kejadian ini dipicu insiden pada Rabu siang (14/03/2012) di daerah Sui Jawi, tepatnya di Jl. KH Wahid Hasyim, Kalbar  ketika seorang aktivis anti FPI memasang spanduk penolakan FPI yang mengatasnamakan organisasi pemuda dayak, spanduk tersebut dipasang di halaman asrama "PANAMA" yang merupakan asrama perkumpulan Mahasiswa Dayak.

Salah seorang anggota FPI yang kebetulan melintas dan melihat spanduk tersebut, meminta agar spanduk diturunkan, namun  pemilik spanduk justru melawan laskar FPI tersebut dengan nada menantang. Anggota FPI yang lain beserta polisi pun mulai berdatangan. Oleh pihak kepolisian, spanduk tersebut diminta untuk diturunkan, namun pemilik spanduk tersebut tetap melawan polisi tersebut. Massa yang tak suka ulah gerombolan preman pun geram lalu merebut dan menurunkan paksa spanduk tersebut dan berusaha memasuki asrama. Namun hal tersebut dibubarkan paksa oleh polisi. Aktivis dayak  provokator itu pun diamankan oleh kepolisian.


Namun masyarakat muslim yang bersimpati kepada FPI tidak berhenti berdatangan dari berbagai penjuru kota, bahkan luar kota. Hingga Rabu sore hari (14/03/201) mereka mengepung asrama "PANAMA" yang berisikan para aktivis perkumpulan mahasiswa anti dakwah FPI. Teriakan takbir "Allahu Akbar!!!" bersahut-sahutan tanpa henti.

Penghuni asrama yang sebelumnya sudah memamerkan Mandau (sejenis parang khas Dayak) akhirnya ciut nyali. Asrama lalu dijaga ketat oleh pasukan anti huru-hara berpakaian lengkap. Para mahasiswa dayak yang ketakutan itu pun terkepung selama 3 jam hingga akhirnya dievakuasi secara oleh pihak kepolisian untuk dibawa ke rumah adat Dayak Kalimantan Barat yang merupakan "markas" pemuda-pemuda Dayak di Kota Pontianak.

Jalan-jalan menuju akses kota Pontianak pun mulai diblokir untuk mengantisipasi datangnya masyarakat menuju lokasi Asrama. Melihat kondisi yang begitu memanas, maka pada malam tersebut diadakanlah pertemuan yang dimpimpin oleh Wakapolda Kalbar Komisaris Besar Syafarudin. Dihadiri Wakil Walikota Pontianak - Paryadi, Kapolresta Pontianak Kombes Muharrom Riyadi, Dandim Pontianak Letkol Bima Yoga dan Dewan Adat Dayak  Yakobus Kumis, serta Ketua DPD FPI Pontianak Ishak Ali Al Muntahar.

Malam itu sebenarnya diputuskan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk saling menahan diri. Namun, menurut informasi yang didapat voa-islam.com dari pengurus FPI pusat di Jakarta, sampai Kamis siang (15/03/2012) kondisi di Pontianak Kalimantan Barat masih mencekam,  bahkan antara para preman dan pihak FPI bersama masyarakat Dayak muslim saling berhadap-hadapan dan siaga perang. Semoga ini menjadi pelajaran bagi gerombolan preman anti dakwah, bahwa FPI sangat dicintai oleh mayoritas masyarakat Muslim di Kalimantan Barat dan umat Islam di Indonesia. 

Rabu malam (14/03/2012), (voa-islam.com) 


Pembelaan Terhadap Al-Quds

Selain pro aktif dalam bidang wacana kebangkitan Islam, pemikiran Islam, dan perbaikan umat dalam level fatwa ulama. Majelis Intelaktual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menegaskan proaktifnya dalam aksi nyata kepedulian dan pembelaan umat yang sekarang digeluti MIUMI yaitu terlibat dalam aksi kepedulian terhadap problematika Al-Quds untuk lepas dari penjajahan Zionis Israel.

Hal ini diungkapkan oleh Sekjen MIUMI saat mengikuti aksi Global March to Jerussalem.“MIUMI concern membina dan melindungi akidah umat, tapi salah satu simbol akidah umat yaitu Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha sudah puluhan tahun dijajah dan dikotori oleh Yahudi Zionis, maka MIUMI juga concern dengan pembebasan Al-Aqsha dan kemerdekaan Palestina”, Kata Ustadz Bachtiar Natsir

Al-Quds atau Yerusalem adalah kota yang menjadi kunci perdamaian dan peperangan di dunia. Yerusalem merupakan warisan universal umat manusia, dan sangat dimuliakan oleh pemeluk tiga agama. Yerusalem melambangkan persatuan dan persamaan semua ciptaan Tuhan. Ia mengandung pesan cinta dan kasih sayang. Milyaran orang yang mencintai Yerusalem peduli akan keselamatan dan kesucian Masjid Al-Aqsha, Masjid Kubah Batu, dan Gereja Makam Suci.

Bactiar Nasir, mengatakan, GMJ merupakan perjuangan sipil anti-penjajahan di Palestina. Menurut dia, GMJ adalah salah satu bentuk tekanan internasional dari masyarakat muslim maupun non-muslim dunia.

“Kami bersatu dan menyatukan elemen masyarakat yang peduli pembebasan Palestina,” Ungkap Dewan Pendiri ASPAC Forum ini.

Bahctir natsir sendiri, setelah menyelesaikan manasik Umrah di Kota Suci Mekkah dan Ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah al-Munawwarah, langsung melanjutkan perjalanannya ke kota Amman Jordania. Sejak tanggal 28 Februari ini beliau berada di Amman untuk bergabung dengan delegasi masyarakat sipil dunia melakukan aksi kolosal bertajuk GLOBAL MARCH TO JERUSSALEM. (arrahmah.com)


Untuk Akhwat yang Mendambakan Suami Mujahidin

Wahai ukhti…

Ketika kita menginginkan diri menjadi sosok bidadari yang kelak mendapatkan pasangan seorang mujahid sejati, maka mulailah! Persiapkan hati karena kelak cinta sang mujahid tak selalu ada untukmu.

Dia tak akan punya banyak waktu untukmu karena waktunya lebih banyak ia habiskan untuk memanggul amanah dakwah daripada berada disampingmu dan bercengkarama bersamamu.

Dia tak akan selalu ada untukmu ketika kau membutuhkannya, karena umat akan jauh lebih membutuhkannya daripada engkau.

Dia juga tak akan punya banyak kesempatan untuk memanjakanmu, karena pikirannya akan lebih banyak tertuju pada masalah umat.

Mungkin pula dia tak bisa setiap saat mengantarkanmu kemana kau hendak pergi, karena medan jihad lebih menjadi pijakan langkahnya daripada engkau.

Namun ya ukhti…

Jauh di lubuk hatinya dia merindumu ketika jauh, dia memujimu dalam setiap doa, karena engkau telah bersedia menjadi bidadarinya, memahami kala dia sibuk tanpa mengeluh. Ungkapan cintanya terpatri dalam pandangan teduhnya kala mata kalian beradu.

Wahai ukhti…

Jika kau masih merindukan sosok mujahid sejati yang kelak mendampingimu, maka bersiaplah! Karena sedikit cinta yang akan kau rasakan, terlalu pendek waktu yang kau punya bersamanya.

Tapi la tahzan ya ukhti…

Karena kelak Allah akan menggantikan tiap waktu kalian yang tersita oleh dakwah dan Umat. Allah akan mengganti setiap moment indah yang pernah kalian lewatkan. Ya, Allah akan menggantinya dengan menjadikan kalian sebagai pengantin di syurga. Di sana kalian bebas bercerita dan bercengkarama, bercanda tawa sesuka hati tanpa ada waktu yang akan membatasi.

Karena itu wahai ukhti…

Bersabarlah kala cintamu dengannya tengah diuji. Persiapkan hatimu dari saat ini jika yang kau rindu masih seorang mujahid sejati!

Nasihat Abdullah Sunata untuk Akhwat yang Mendambakan Suami Mujahidin voa.islam.com



Followers

 
Support : Creating Website | Template | Mas
Copyright © 2011. Dunia Dan Akherat - All Rights Reserved
Template Modify and Proudly powered by Free Blog