Showing posts with label kecelakaan. Show all posts
Showing posts with label kecelakaan. Show all posts

Kafe dan Bengkel Terbakar

Sebuah kafe di Jalan Terate, Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa Timur, Ahad (27/5), dilalap si jago merah. Kencangnya hembusan angin membuat api cepat menjalar dan meluluhlantahkan bangunan beserta isinya.

Dibantu warga, petugas pemadam kebakaran berusahan memadamkan api. Si jago merah baru padam sekitar 30 menit kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, saat kejadian kafe sedang tutup.

Saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi ketika seseorang yang tidak diketahui identitasnya membakar sampah di belakang kafe. Kencangnya hembusan angin membuat api menjalar dan membakar kafe. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran

Sementara itu sebuah bengkel air conditioner (AC) di Medan, Sumatra Utara, Ahad (27/5), terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugiandiperkirkan mencapai ratusan juta rupiah.

Api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik ini, terlihat membakar bagian atap bengkel. Kepulan asap membumbung memenuhi bangunan.

Meski api berkobar di tengah guyuran hujan, warga sekitar sempat panik karena khawatir "si jago merah" menimbulkan ledakan. Apalagi di dalam bangunan terdapat perkakas yang dikhawatirkan bakal membuat amukan api makin meluas.

Namun beruntung petugas pemadam kebakaran dalam waktu singkat berhasil menjinakkan api dan mengevakuasi barang-barang yang ada di dalam bengkel.


Sebuah Mobil Mercy Terbakar

Jakarta Sedan Mercy hitam yang sedang melintas di depan Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, tiba-tiba berasap di bagian mesinnya. Asap yang kian tebal membuat sang pengemudi keluar dari mobil dan kabur. Sebelum api sempat menyala besar, warga sekitar mengguyur mobil itu dengan air.

"Benar ada mobil sedan Mercy terbakar di depan PIM 2. Itu mobil dari Bandung, dari pelat nomornya," ujar petugas Pospol Pondok Indah, Brigadir Yanto, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu pukul 15.30 WIB.

Yanto menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Mobil yang berada di tengah jalan pun menghalangi lalu lintas kendaraan dari Lebak Bulus yang mengarah ke Kebayoran. Lalu lintas pun sempat tersendat.

"Sempat tersendat tadi. Petugas dari mal tadi membantu memadamkan dengan menyiram air sehingga mobil tidak sampai habis terbakar," sambungnya.

Mobil tersebut berpelat nomor D 1217 EO. Saat ini mobil telah diderek menuju Polsek Kebayoran Lama.

"Mobil sudah selesai diderek. Lalu lintas sudah tidak terhambat lagi. Tapi belum tahu pemilik mobilnya ke mana, mungkin kabur saking takutnya," ucap Yanto.


Wallahu A'lam


Kapal Selam AS Terbakar

BOSTON - Kebakaran terjadi di kapal selam nuklir Amerika Serikat yang tengah berada di galangan kapal. Api berkobar melumat satu kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut AS yang sedang melego sauh di Galangan AL Portsmouth di Maine, dan melukai empat petugas pemadam.

Penyebab kebakaran tersebut belum diketahui, tapi reaktor nuklir kapal selam itu tak terlibat. Tak jelas pula apakah ada unsur sabotase dalam insiden itu. Terlebih tak ada senjata di kapal tersebut. Para awak kapal yang saat berada di galangan bertugas untuk pemeliharaan serta peningkatan sistemnya. Kebakaran itu berawal di "kompartemen bagian depan" USS Miami, kapal selam serang yang merapat di galangan Kittery Maine, menjelang pukul 18.00 waktu setempat.

Petugas pemadam masih berjuang memadamkan si jago merah setelah pukul 22.00 waktu setempat. Mereka mengerahkan peralatan dari Bandar Udara Internasional Logan di Boston, yang berjarak sekitar 60 mil. "Reaktor kapal tersebut tak beroperasi saat itu dan tak terpengaruh," ujar seorang juru bicara galangan Tami Remick melalui telepon.

Semua personel yang tak berkepentingan di kapal selam itu diperintahkan mengungsi ketika kebakaran dilaporkan. Media lokal menyatakan asap hitam terlihat di Postsmouth, New Hampshire. Galangan Angkatan Laut AS itu berada di Seavey Island, tepat di perbatasan New Hampshire-Maine.
Kapal selam tersebut, yang pangkalannya berada di Groton, Connecticut, tiba di galangan itu pada Maret. USS Miami biasanya membawa awak yang terdiri atas 13 perwira dan 120 personel yang bertugas.


Hukum Yang Aneh , Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Saeful Jamil Menangis Bacakan Pembelaan

Saeful Jamil yang menjadi terdakwa kasus kecelakaan di jalan tol yang menewaskan istrinya, membacakan pembelaan atas dakwaan jaksa, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Purwakarta, Jawa Barat. Saeful Jamil sempat menangis saat membacakan pembelaannya, yang isinya meminta majelis hakim untuk membebaskannya dari segala dakwaan.

Pedangdut Saeful Jamil diajukan ke meja hijau terkait kecelakaan yang menewaskan istrinya Virginia Anggraeni September tahun lalu. Saat itu kendaraan minibus yang dikemudikan Saeful, terguling hingga menabrak pembatas jalan di ruas tol Cipularang KM 96 arah Bandung menuju Jakarta. Saeful Jamil dituntut 6 tahun penjara, karena dianggap melanggar Pasal 310 Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Pedangdut Saeful Jamil Selasa siang kembali menjalani persidangan dengan agenda esepsi terdakwa di Pengadilan Negeri Purwakarta, Jawa Barat. Mantan suami Dewi Persik ini menangis saat membacakan pembelaannya, dan meminta majelis hakim untuk membebaskan dari semua tuduhan.

Sidang kelima kasus kecelakaan dengan terdakwa pedangdut Saiful Jamil kembali digelar di Pengadilan Negeri Purwakarta. Setelah mendengarkan keterangan para saksi, majelis hakim memerintahkan jaksa untuk menghadirkan keterangan saksi ahli terutama ahli otomotif pada persidangan berikutnya. Keterangan mereka dibutuhkan untuk menemukan ada tidaknya kelalaian yang dilakukan terdakwa.

Mengenai pasal kelalaian yang dituduhkannya, Saiful berencana mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi. Sidang akan dilanjutkan pekan depan. Kasus yang menjerat Saiful Jamil ini terkait insiden kecelakaan yang menewaskan istrinya Virginia Anggraeni di ruas tol Cipularang arah Bandung menuju Jakarta.

Adrag - adrag 


Misteri Truk Terbakar

Truk milik Wijaya Express rute Pontianak - Sintang terbakar dalam perjalanannya, Jumat (18/5) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Kejadian tersebut sontak menjadikan ruas jalan di sepanjang Sanggau - Parindu macet oleh kerumunan massa. 

Penyebab kebakaran yang menghanguskan truk milik Wijaya Express rute Pontianak – Sintang, yang dikendarai Eko Purwanto, 40, Jumat (18/5) sore kemarin, hingga kini masih terus diselidiki oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Sanggau. Berdasarkan keterangan beberapa saksi yang berhasil dihimpun, kebakaran yang disertai dengan ledakan tersebut diduga berasar dari konsleting di bagian bawah kendaraan.

"Kita masih dalam proses penyelidikan. Dari hasil sementara keterangan saksi-saksi diduga api berasal dari konsleting di bagian bawah truk," ujar Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Sanggau, AKP M Husni Ramli, saat dihubungi, Sabtu (19/5). Senada dengan itu, Kasat Lalu Lintas (Lantas) Polres Sanggau, AKP Amri Yudhi, menuturkan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti yang menjadi pemicu kebakaran yang diseratai ledakan kendaraan tersebut. "Kita belum bisa memastikan penyebabnya, (semua) masih dalam proses (penyelidikan)," kata Amri.

Sebelumnya diberitakan bahwa truk dengan nomor polisi (nopol) KB 9057 SA dari arah Sintang hendak menuju Kota Pontianak terbakar. Eko Purwanto, 40, yang mengendarai kendaraan tersebut, sama sekali tidak menyadari mobilnya mengalami kebakaran. Dia baru menyadari setelah salah seorang pengendara sepeda motor yang secara kebetulan searah dengannya, memberhentikan truk dengan menyalip kendaraan roda empat tersebut.

Si pengendara sepeda motor memberitahukan bahwa pada bagian atas truk mengeluarkan api. Sedangkan beberapa saksi mata yang melihat kejadian di TKP mengatakan api berasal dari atas kap truk menuju ke bawah ke arah tanki minyak. Kejadian yang berlangsung persis di depan Markas Kompi Senapan Sanggau sekitar pukul 18.00 WIB tersebut, sontak menyebabkan kemacetan luar biasa di sepanjang ruas jalan yang menghubungkan antara Kota Sanggau dan Kecamatan Parindu.

Kapolres sanggau, AKBP Winarto, saat dikonfirmasi Pontianak Post, Jumat (18/5) malam, masih belum bisa memastikan musabab terbakarnya mobil tersebut. Ia juga mengatakan bahwa kejadian serupa sering terjadi, termasuk beberapa bulan lalu di dekat gedung PLTD Sanggau di Semboja. Pihaknya sudah menurunkan anggota untuk meninjau TKP dan membantu evakuasi supir dan penumpang, serta bangkai mobil. Untuk kepentingan lebih lanjut, pihaknya telah meminta keterangan supir, termasuk saksi-saksi yang melihat awal kejadian tersebut


Sebuah Kijang Terbakar

Jakarta Sebuah mobil Minibus jenis Kijang Grand Extra, dengan pelat nomor B 2377 FJ, terbakar di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, tepatnya di seberang gedung Mandiri. Hingga kini belum diketahui penyebab terbakarnya mobil yang dikemudikan oleh Slamet Sunarto ini.

"Tiba-tiba keluar api dari mesin depan bagian bawah. Pengemudi masih syok," ujar petugas piket Polsek Menteng, Aiptu Lata Sutahanya, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (18/5/2012).

Meskipun sempat terbakar, tetapi untungnya tidak ada korban luka maupun korban tewas akibat kejadian ini. Selanjutnya mobil tersebut akan dievakuasi ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat.

Tidak dijelaskan secara detil mengenai kemungkinan korban dalam insiden itu dan dugaan penyebabnya.
"Mobil masih di lokasi, tapi akan segera kita bawa ke polsek," imbuhnya.

Saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas. Lalu lintas di Jalan Thamrin juga, terpantau tetap lancar di kedua arahnya.


Hancur Berkeping Keping

Pesawat Sukhoi Menabrak Tebing Lalu Meledak, Tapi Tidak Terbakar Tetapi Hancur Berkeping keping.

Jakarta Pesawat Sukhoi Superjet 100 hancur berkeping-keping di tebing Gunung Salak. PT Trimarga Rekatama selaku representatif Sukhoi menduga pesawat menabrak tebing dan kemudian meledak. Tapi, kemungkinan pesawat itu tidak terbakar, karena tidak ada area yang terlihat hangus.

"Pesawat menabrak tebing dan pada waktu menabrak itu kemudian meledak," jelas Sunaryo dari PT Trimarga Rekatama (Trimarga adalah agen Sukhoi di Indonesia)

Namun menurutnya, tidak ditemukan jejak-jejak terbakar di sekitar lokasi. Tim evakuasi yang di sana melaporkan hanya ditemukan puing-puing. "Ya dari foto tidak ada jejak terbakar," jelasnya.

Pesawat itu disebut hilang pada hari Rabu (9/5). Pesawat tengah melakukan joy flight dengan 45 orang di dalam kabin pesawat. Namun di sekitar kawasan Gunung Salak pesawat turun dari ketinggian 10 ribu kaki ke 6 ribu kaki.


KM Bina Bersama

Empat orang menderita luka bakar dalam kebakaran perahu kecil di Pelabuhan Labuan Angin, Gunung Sitoli, Sumatera Utara (Sumut). Para korban masih mendapat perawatan di rumah sakit setempat, Kepala Kepolisian Resor (Kapores) Nias, AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan, peristiwa kebakaran kapal ini murni kecelakaan. Kapal yang terbakar itu pun sudah tenggelam tak lama setelah terbakar.

"Ini kapal kecil, ukurannya paling sekitar meter panjangnya. Cuma karena namanya kapal motor, disangka kapal pengangkut penumpang yang besar itu," kata Mardiaz melalui telepon. Disebutkan Mardiaz, Kapal Motor Bina Bersama yang berbobot 4 GT itu terbakar pada Senin malam sekitar pukul 18.30 WIB. Kapal ini milik Arinto Zebua, warga Desa Ujung Sialib, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Saat kejadian, kapal rencananya akan berangkat menuju Pulau Banyak, Aceh Singkil, Aceh.

Api diduga bersumber dari ruang mesin. Saat akan dinyalakan oleh Sandy Cakra Eli ada percikan api dari aki dan kemudian menyambar kemana-mana. Saat itu kapal membawa satu jeriken bensin dan tiga drum solar serta barang-barang mudah terbakar lainnya.

"Para korban kemudian menyelamatkan diri, terjun ke laut, tetapi mengalami luka bakar," tukas Mardiaz.

Para korban masing-masing, Bezisokhi Waruwu alias Ucok yang mengalami luka bakar di bagian kedua tangan, kaki sebelah kanan, dan wajah. Kemudian Sandy Cakra Eli Harefa (24) yang mengalami luka bakar seluruh tubuh, lalu Odaliga Zebua (32) ABK yang juga warga Pulau Banyak, Aceh Singkil, yang mengalami luka bakar di bagian kedua tangan, kedua kaki dan dada.

"Sedangkan satu korban lainnya alami luka bakar di bagian wajah dan kedua tangan," katanya. Para korban saat ini dirawat di RSU Gunung Sitoli. Kondisi mereka umumnya stabil setelah mendapat perawatan.


Pelabuhan Makobar Batam

Batam : Kapal motor (KM) Omega GT 135 dengan nomor lambung 240 yang memuat 150 ton bahan kebutuhan pokok dan lima unit sepeda motor hangus terbakar di Pelabuhan Makobar di Batuampar, Batam, Kepri, Minggu (6/5) sekitar pukul 09.30 WIB. kapal barang tersebut sedang berlabuh di Pelabuhan Makobar Batam, Kepulauan Riau, Ahad (6/5) siang untuk mengangkut barang muatan.

Sebanyak kurang lebih 3 mobil pemadaman kebakaran milik Pemko Batam dan BP Batam diterjunkan ke lokasi. Sayangnya, kehadiran petugas mobil penjinak api tersebut tidak mampu berbuat banyak. Pasalnya, kapal dan muatan kapal telah lebih dulu dilalap si jago merah. "Tidak ada satupun muatan kapal yang bisa diselamatkan, termasuk lima motor milik PT Pos Indonesia yang akan dikirim ke Pekanbaru," kata Suhendri ABK Omega

Api begitu cepat membakar badan kapal karena diduga memuat barang-barang yang mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa itu. Namun ditaksir kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Polisi masih menyelidiki sebab-sebab kebakaran itu. Sementara itu, sejumlah Anak Buah Kapal Motor Omega diperiksa terkait dengan kasus itu. Pemadaman dilakukan dari laut dan darat untuk mengantisipasi api menyebar ke kapal lain yang sedang berlabuh di dermaga tersebut.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Polair Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Prasetyo menyatakan, api baru bisa dijinakkan tiga jam kemudian. Pihaknya juga mengatakan kapal nahas itu diseret menjauh untuk mengantisipasi menyebarnya api ke kapal-kapal lain

Video dapat dilihat disini


Penumpang Angkutan Kota

Lima penumpang angkutan kota jurusan Pasar Raya-Lapai, Padang, nyaris terbakar setelah kendaraan tersebut hangus dilalap si jago merah di Jalan Rasuna Said Kota Padang, Sabtu pagi. sopir angkutan tersebut mengungkapkan, sumber api berasal dari aki yang terletak di bawah tempat duduk sopir angkutan bermomor polisi BA 2899 JE tersebut. "Pertama sekali keluar kepulan asap yang diketahui penumpang di belakang, lalu saya berhenti dan seluruh penumpang juga ikut turun, kemudian api membesar," katanya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat ia hendak membawa penumpang dari Pasar raya menunju Lapai. Diperkirakan, api semakain membesar saat menyambar aliran bensin di sekitar mesin. Ia berupaya meminta pertolongan kepada pengendara yang lewat dan berusaha memadamkan api dengan kain lap basah. Usaha itu pun sia-sia karena api semakin membesar.

Tak lama berselang, satu unit pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian yang hanya berjarak sekitar 400 meter dari Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Buddhi Erwanto mengungkapkan api berhasil dijinakkan sekitar 15 menit berselang oleh 15 orang anggota.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan diperkirakan kerugian sebesar Rp 2 Juta. Kejadian itu juga sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan Rasuna Said karena banyaknya pengendara yang berhenti untuk menyaksikannya.


Terbakar Diduga Karena Arus Pendek

Bus angkutan umum yang mengangkut penumpang dari Riau menuju Sumatera Barat terbakar di kawasan Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota. Tiga belas penumpang bus PO Yanti dinyatakan tewas terbakar saat kejadian. “Tiga belas tewas dalam keadaan hangus terbakar, empat orang masih dirawat di rumah sakit daerah setempat,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Barat Ajun Komisaris Besar Mainar Sugiarto pada VIVAnews, Selasa, 1 Mei 2012.

Sejauh ini, korban tewas sulit dikenali karena luka bakar yang dialami. Penyebab kebakaran bus ini masih dalam penyelidikan. “Kuat dugaan karena korsleting (arus pendek--red), mobil jalan, api hidup di bagian bawah kendaraan,” kata Mainar. Kebakaran hebat yang merenggut belasan nyawa penumpang ini terjadi pada Selasa dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. Kuat dugaan, para penumpang tidak menyadari bus terbakar karena dalam kondisi terlelap tidur dalam perjalanan dari Dumai menuju Solok yang berjarak tempuh lebih dari 300 kilometer itu.

Saat ini, sopir bus sudah diamankan pihak polisi setempat. Sedangkan empat penumpang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit daerah setempat sudah mulai pulih.

Sementara itu Musibah Bus yang Terbakar juga terjadi Di Brebes

KLIK - Detail
Di ruang perawatan Rumah Sakit PKU, Karanganyar, Solo (Jateng), Umi Barokah (21) terbaring lemah. Muka dan tangannya terbakar. Suaranya lirih, nyaris seperti bisikan. NOVA harus mendekat agar menangkap ucapannya. "Saya jadi seperti ini karena bus yang saya tumpangi terbakar," ratap Umi.

Dikisahkan Umi, setelah tiga hari kerja lembur di perusahaan pembuatan speaker di Tangerang, ia mendapat libur tiga hari. Bungsu empat bersaudara ini berencana pulang kampung. Sengaja Umi tak memberi tahu keluarganya lebih dulu. "Pingin ngasih kejutan. Saya, kan, jarang pulang kampung. Setahun paling dua kali, saat Lebaran dan tujuhbelasan," tuturnya.

Begitulah, Umi naik bus Langsung Jaya. Sepanjang perjalanan Umi terlelap. Ia bangun ketika bus berhenti di Brebes. Begitu membuka matanya, asap tebal menyelimuti bus. Ia tak bisa melihat apa pun. "Seorang bapak di sebelah saya buru-buru mengajak keluar lewat pintu belakang. Katanya, pintu depan tak bisa dibuka."

Wallahu A'lam


Kapal Navigasi Dirjen Perhubungan Laut Terbakar

Surabaya - Sebuah kapal jenis navigasi milik Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, KM Prajapati terbakar di bagian anjungannya saat bersandar di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, (Jumat, 13.04.2012) Api dengan cepat membakar ruang kemudi Kapal Motor Prajapati, milik Dirjen Perhubungan Laut, yang sedang sandar di dermaga Tanjung Perak, Surabaya, Kamis sore. Oleh petugas pemadam kebakaran Pelindo Tiga, api dipadamkan dengan melakukan penyemprotan air.

Informasinya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, asap tebal muncul dari bagian anjungan depan yang di bawahnya terdapat tanki bahan bakar. Informasi yang terkumpul saat terjadi kebakaran penumpang kapal yang tak lain adalah para ABK dari kapal kargo tersebut turun dengan penuh kepanikan dan sebagian memadamkan api dengan APAR (alat pemadam api ringan).

Kapal Motor Prajapati milik Dirjen Perhubungan Laut ini merupakan kapal navigasi yang bertugas memasang rambu mercusuar di tengah laut.Kapal motor ini terbakar saat dalam proses perbaikan. Diduga asal api dari las, yang digunakan untuk perbaikan kapal.

Selain di ruang kemudi, tempat asal api, penyemprotan juga dilakukan di sejumlah ruang kapal, seperti di ruang mesin, dan dek kapal. Sedikitnya 4 unit mobil pemadam kebakaran milik PT Pelindo Tiga dikerahkan untuk memadamkan api.

Para pekerja pengelasan sempat memadamkan api, menggunakan air laut. Namun api justru semakin membesar. Sehingga petugas pemadam kebakaran Pelindo Tiga, segera mengambil alih pemadaman. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kebakaran kapal ini. Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. indosiar.com, mediaonline.com dan berbagai sumber

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.

Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"
 
 Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. 

Al Baqarah : 155 - 157

Wallahu A'lam


Lagi Lagi Mobil Terbakar

Madiun - Sebuah mobil Daihatsu Zebra hangus terbakar di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa petang, diduga dipicu hubungan arus pendek kelistrikan mobil.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, pemilik sekaligus pengemudi mobil bernomor polisi AE-1770-BC tersebut berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api membesar.

"Saya tiba-tiba merasa kursi mobil menjadi panas. Saat saya keluar dari mobil, asap sudah terlihat mengepul dari bagian mesin. Setelah itu, timbul api dan dengan cepat membakar seluruh badan mobil," ujar pengemudi sekaligus pemilik mobil, Hartono, kepada wartawan.

Ia mengaku tidak tahu pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan mobilnya tersebut. Ia hanya mengatakan baru saja mengisi bensin di SPBU Jalan Yos Sudarso yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran.

"Saya baru saja mengisi bensin, kira-kira baru jalan sekitar 100 meter, tiba-tiba banyak orang yang berteriak memberitahukan bahwa mobil yang saya kemudikan mengeluarkan asap," terang Hartono.

Selain menghanguskan seluruh badan mobil, kejadian itu juga membuat arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso Kota Madiun sempat macet. Satu unit mobil pemadam kebakaran diturunkan oleh petugas Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota untuk memadamkan api.

Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota Iptu Evon Fitriyanto mengatakan, kebakaran tersebut diduga akibat hubungan arus pendek pada mesin mobil. Hal ini dilihat dari titik api yang berawal pada bagian mesin yang ada di bawah kursi mobil.

(ANTARA News)


Motor Meledak, SPBU Hampir Terbakar

SPBU 34.43215 di Cianjur nyaris terbakar saat sepeda motor Suzuki Spin bernomor polisi F 4371 WW, terbakar usai mengisi bensin, Senin (26/3/2012) siang. 

Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34.43215 di Jalan KH Abdulah bin Nuh Cianjur nyaris terbakar saat sepeda motor Suzuki Spin bernomor polisi F 4371 WW, terbakar usai mengisi bensin, Senin (26/3/2012) siang. Beruntung, sepeda motor yang dikendarai Sofyan itu bisa segera dipadamkan petugas pengamanan SPBU, sehingga api tak menyebar luas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terbakarnya sepeda motor matic itu bermula saat Sofyan usai mengisi bensin di SPBU tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Namun, saat akan dinyalakan, sepeda motornya tak berfungsi. Sofyan pun kemudian menepikan motornya ke depan pintu keluar SPBU.

Dia pun mencoba berkali-kali menyalakan motornya. Namun tak lama setelah itu, tiba-tiba muncul percikan api. Diduga, api berasal akibat terjadi konsleting pada pematik motor. Dalam sekejap, api menyambar seluruh motor hingga terbakar. Petugas SPBU maupun warga yang melihat kejadian sempat panik karena lokasi terbakarnya sepeda motor berdekatan dengan SPBU.

Mereka pun segera melakukan pemadaman dengan alat pemadam yang tersedia di SPBU. Beruntung api bisa segera dipadamkan, meskipun sepeda motor milik korban hangus terbakar.

"Saat itu saya sedang berada di seberang SPBU. Saya lihat ada pengendara sepeda motor dengan rekannya sedang mengutak-atik kendaraannya. Tiba-tiba ada percikan api yang membesar," terang Saepudin alias Jay (33), salah seorang pegawai perusahaan distributor, Senin (26/3/2012).

Sempat terdengar ledakan yang diduga berasal dari tangki bensin sepeda motor. Untungnya saat itu Sofyan bersama rekannya sudah menjauh dari sepeda motornya. "Setelah ledakan, api semakin membesar. Beruntung beberapa orang petugas pengamanan SPBU membawa alat pemadam kebakaran. Api pun bisa dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," tambahnya.

Kapolsek Cianjur Kompol Subadri membenarkan insiden terbakarnya sepeda motor di SPBU Jalan KH Abdullah bin Nuh. Namun karena insiden itu bukan unsur kesengajaan, tidak ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Menurut keterangannya, pengendara sepeda motor itu habis mengisi bensin di SPBU. Tapi motornya tak bisa dinyalakan. Kita belum bisa menyimpulkan penyebab terbakarnya sepeda motor itu. Yang pasti kita sudah amankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor," tutur Subadri kepada wartawan di Mapolsek Cianjur,


Negeri Seribu s/d Duaribu Bencana ~.~

Bencana banjir bandang tahun 2011

Jakarta, PODIUM - Trend bencana di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun 2002 ada 190 bencana, 2005 ada 691 bencana dan 2010 ada 2.232 kejadian bencana. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, kekeringan, tanah longsor, puting beliung dan gelombang pasang merupakan jenis bencana yang dominan di Indonesia.

Data bencana tahun 2002-2011 sekitar 89% bencana didominasi oleh bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi terjadi rata-rata hampir 70% dari total bencana di Indonesia. Perubahan iklim global, degradasi lingkungan, kemiskinan, dan bertambahnya jumlah penduduk makin memperbesar ancaman risiko bencana. Bencana tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang besar.

Pada tahun 2011, bencana di Indonesia terjadi sekitar 1.598 kejadian bencana. Data ini masih sementara karena belum seluruh data di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkumpul. Jumlah orang meninggal dan hilang mencapai 834 orang. Menderita dan mengungsi 325.361 orang. Rumah rusak berat 15.166 unit, rusak sedang 3.302 unit dan rusak ringan 41.795 unit.

Dari 1.598 kejadian bencana tersebut, sekitar 75% adalah bencana hidrometerologi. Sedangkan bencana geologi seperti gempabumi, tsunami dan gunung meletus masing-masing terjadi 11 kali (0,7%), 1 kali (0,06%) dan 4 kali (0,2%). Dampak yang ditimbulkan oleh gempabumi 5 orang meninggal dan rumah rusak sebanyak 7.251 unit.

Berdasarkan jumlah kejadian terbanyak, paling banyak adalah banjir (403 kejadian), kemudian kebakaran (355), dan puting beliung (284). Puting beliung merupakan fenomena kejadian yang terus meningkat secara tajam jumlah kejadiannya dalam 10 tahun terakhir. Hal ini sangat berkaitan dengan perubahan iklim global dan lingkungan.

Bencana Terus Meningkat, Tahun 2011 Terjadi 1.598 BencanaBerdasarkan korban meninggal dan hilang, kecelakaan transportasi kapal mendominasi dibandingkan dengan bencana lain. Korban jiwa dari kecelakaan transportasi 372 orang meninggal, sedangkan tanah longsor 192 orang dan banjir 160 orang. Kecelakaan yang dimaksud ini bukan lalu lintas. Sedangkan berdasarkan jumlah orang mengungsi, akibat bencana banjir mencapai 279.523 orang, erupsi gunungapi 9.699 orang, dan banjir dan longsor 9.053 orang.

Dibandingkan dengan tahun 2010, jumlah kejadian dan korban serta kerugian yang ditimbulkan bencana lebih kecil pada tahun 2010.

Pada tahun 2010, jumlah kejadian bencana mencapai 2.232 kejadian. Jumlah korban meninggal dan hilang mencapai 2.139 orang, menderita dan mengungsi sekitar 1,7 juta orang dan menimbulkan rumah rusak berat 52.401unit. Bencana banjir bandang Wasior, tsunami Mentawai dan erusi Gunung Merapi adalah bencana terbesar pada tahun 2010.

Wallahu A'lam


Mobil Angkutan Ludes Terbakar

CILACAP: Sebuah mobil bak terbuka bermuatan sembako dan sayuran ludes terbakar di ruas jalan Cileumeuh-Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Terbakarnya mobil berpelat nomor R-1672-YA tersebut tidak menimbulkan korban jiwa lantaran pengemudi beserta dua penumpangnya segera meninggalkan mobil saat muncul percikan api.

Pengemudi mobil, Sunar (42) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat mendekati Balai Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu.

“Saat itu mobil melaju pelan. Tiba-tiba muncul percikan api dari arah mesin, kami pun segera keluar dari mobil,” ujarnya hari ini.

Setelah berhasil keluar, lanjutnya, api langsung berkobar dan menyambar seluruh bagian mobil.

Menurutnya, tidak ada satu pun orang di sekitar lokasi kejadian berani mendekati mobil karena takut terjadi ledakan lantaran di dalam bak mobil terdapat dua tabung elpiji ukuran tiga kilogram.

Akibat musibah tersebut, Sunar mengalami kerugian sebesar Rp40 juta lebih karena seluruh bagian mobil ludes terbakar.

Bahkan, surat-surat kendaraan seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM) yang tersimpan di kabin mobil tidak bisa diselamatkan.

Kepala Subbagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Wilayah Majenang, Sabar mengatakan, kebakaran yang menimpa mobil ini tidak menimbulkan korban jiwa meskipun peristiwa tersebut terjadi di jalan yang dekat dengan permukiman warga.

“Kami pastikan tidak ada korban dalam peristiwa terbakarnya mobil bermuatan sembako dan sayuran ini,” katanya


Kereta Api Terguling, Lalu Terbakar

PRABUMULIH - Kecelakaan kereta api (KA) kembali terjadi. Sebelumnya tabrakan maut pada 19 Februari lalu yang melibatkan dua KA Babaranjang di Km 336+9/0 Desa Air Limau, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim dengan empat korban tewas. Kali ini, dialami KA Babaranjang dari Kertapati tujuan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, dengan nomor lokomotif CC 2019208 di Km 5331, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, kemarin (22/3).

Informasi yang dihimpun Sumatera Ekspres dari kepolisian menyebutkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Tatkala melintas di tempat kejadian perkara (TKP), masinis merasakan jalan  KA Babaranjang tanpa muatan tujuan Tanjung Enim dari Kertapati, Palembang, berkecepatan tinggi  itu, tidak seperti biasanya.

Diduga, karena jalur rel miring, KA Babaranjang oleng. Akhirnya terguling dan terbakar. Bahkan tergulingnya KA dan kuatnya benturan menyebabkan bahan bakar  dalam tangki  tumpah dan mengalir ke lahan milik warga. Selain itu ekor lokomotif sampai terangkat hingga mengenai dahan pohon dengan ketinggian 15 meter. 
Warga sekitar lokasi terkejut mendengar bunyi keras akibat kejadian tersebut. ”Bunyinya seperti bom, Dek. Dua kali meledak. Bahkan setelah meledak, muncul api sampai ketinggian  8 meter lebih,” ujar Ida, salah satu saksi saat ditemui di lokasi kejadian.

Diakui Ida, saat kecelakaan, dirinya mendengar bunyi berbeda dari suara KA yang melintas di dekat kediamannya itu. ”Kami nih tinggal dekat rel, jadi tau nian cakmano bunyi kereta api lewat. Pas diliat ado kejadian ini,” bebernya.

Bahkan akibat kecelakaan tersebut, satu orang yang belum diketahui identitasnya meninggal di lokasi kejadian dalam kondisi gosong akibat terbakarnya rangkaian gerbong KA. Sedangkan tiga orang yang membawa KA Babaranjang, yakni masinis Sofyan Riadi (23), warga Tegal Binangun, Lr Pipa, RT 27, RW 09, Kecamatan Plaju, Palembang; mekanik Joni Anwar (49), warga Griya Asri Blok F No 56, RT 5, RW 02, Pulokerto, Gandus, Palembang; asisten manisis Joni Firmansyah (25), warga Jalan Bakung Raja No 148, RT 037, RW 015, Desa Sialang Kecamatan Sako, Palembang, mengalami luka-luka dan shock akibat kecelakaan tersebut dan dibawa ke RS Bunda Prabumulih untuk perawatan lebih lanjut. 

Sementara itu, proses evakuasi terhadap korban tewas yang identitasnya belum diketahui itu,  memakan waktu hampir tiga jam, sekitar pukul 18.00 WIB. Lamanya pemadaman karena masih terbakarnya gerbong KA akibat percikan yang mengenai tumpahan minyak. Bahkan petugas pemadam kebakaran dari Pemkot Prabumulih dan pihak Pertamina kesulitan untuk memadamkan api. Selain juga medan yang sulit untuk dijangkau. 

Sementara itu, masinis Sofyan Riadi yang ditemui di RS Bunda mengalami shock berat, selain itu sakit di bagian dada akibat benturan. Sedangkan Joni Anwar mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri dan kaki sebelah kiri akibat terjepit besi. Sementara Doni Firmansyah hanya shock berat. 

Pihak kepolisian yang mengetahui kejadian langsung menuju TKP.  Menurut Kapolres Prabumulih AKBP Yerry Oskag SIk ketika dikonfirmasi di lapangan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk identitas korban yang tewas di lokasi kejadian. ”Kita belum tahu siapa yang meninggal tersebut. Bahkan ada informasi lain yang menyebutkan ada dua orang korban lain, tapi itu belum tentu benar. Karena berdasarkan keterangan masinis ada tiga orang yang menumpang di gerbong bagian belakang,” bebernya. Lebih jauh dikatakannya, pihaknya juga akan minta bantuan Polda Sumsel untuk mem-back up kejadian tersebut. ”Polda akan menurunkan tim Inafis dan Labfor ke lokasi,” tuturnya.

Mengenai penyebab kecelakaan, Jerry belum bisa berkomentar. ”Kita belum tahu apa penyebabnya. Yang pasti dari saksi yang melihat diketahui satu meter sebelum lokasi kejadian kereta api tersebut sudah oleng dan bunyi kereta api saat berjalan berbeda dari biasanya,” terangnya. Terpisah, Kepala Stasiun  Kereta Api Prabumulih, Nafrizal yang juga turun ke lokasi mengatakan, akibat kejadian tersebut, pihaknya membatalkan keberangkatan para penumpang dari Prabumulih.  Mengenai penyebabnya, Nafrizal menolak berkomentar. ”Tunggu humas dari Palembang,” tambahnya.

Victoria, tim depo mekanik dari Prabumulih, menjelaskan, pihaknya akan melakukan evakuasi terhadap gerbong yang terguling tersebut menggunakan KA penolong (crane) Kumbo Karno dari Stasiun Lahat. ”Untuk evakuasi kita belum ketahui berapa lama, yang pasti memakan waktu,” ucapnya. Yang pasti, para penumpang tujuan Kertapati-Lubuklinggau dan Kertapati-Tanjung Karang, lumpuh total, begitu juga sebaliknya. ”Malah para penumpang yang sudah mencapai Stasiun Kota Prabumulih tujuan Kertapati Palembang, kita alihkan dengan memakai bus ke Palembang,” bebernya.

Kepala Humas PT KAI Sub-Drive II Sumsel, Jaka Jarkasih, membenarkan kejadian itu. Saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab dan kronologis kecelakaan. “Kronologis dan penyebabnya belum kita ketahui, kini dalam penyelidikan tim keselamatan,” jelasnya. Saat ini, pihaknya masih fokus melakukan evakuasi KA dengan menunggu alat pengangkut dari Lahat dan Lampung. ”Kalau dari Lahat Kereta Api penolong (crane) Kumbo Karno, serta dan dari Lampung yaitu Gerbong Gajah,” tambahnya. 

Proses evakuasi, lanjut Jaka, ditargetkan 6-12 jam. ”Mudah-mudahan bisa cepat,” katanya. Dengan kejadian tersebut, seluruh rute perjalanan KA terhambat, baik penumpang maupun babaranjang. ”Hanya kereta api batu bara dari Tanjung Enim menuju Lampung dan sebaliknya aman,” terang Jaka. Mengenai korban meninggal, menurut Jaka, merupakan penumpang gelap.

Mekanik Joni Anwar (49), ketika ditemui di RS Bunda, mengatakan, sebelum kecelakaan mengaku bahwa dirinya beserta masinis dan asisten masinis merasakan hal berbeda sebelum mencapai lokasi kejadian. Dimana saat itu gerbong yang melintas yang berbelok-belok, kemungkinan jalur rel yang tidak lurus. ”Waktu itu relnya berbelok-belok, jadi saya dengan masinis dan asisten masinis hanya pasrah saja, hingga akhirnya gerbong lokomotif lepas dan gerbong dari belakang menabrak,” bebernya.

Bahkan, lanjut Joni, usai kejadian masinis dan asisten berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari gerbong lokomotif. ”Saya disuruh masinis dan asisten keluar dari gerbong lokomotif untuk menyelamatkan diri, dan akhirnya selamat. Walaupun pada saat itu saya sudah kehabisan tenaga dan shock,” tuturnya.

Masinis Sofyan Riadi (23) belum bisa dimintai keterangan karena masih shock. Bahkan saat diperiksa dokter, Sofyan sama sekali tidak berbicara.


Kisah Tragis Truk Tabrakan

Metrotvnews.com, Mesuji: Dua truk bermuatan semen dan batang singkong bertabrakan di atas jembatan di Kilometer 190, Simpang Pematang, Mesuji, Lampung, Jumat (23/3). Tiga orang terluka.

Dua dari tiga korban luka dikenali Darwani dan Marji. Darwani salah satu sopir truk. Sedangkan Marji adalah warga setempat. Keduanya luka cukup serius dan harus dirawat di rumah sakit.

Darwani menuturkan, tabrakan tak terhindarkan ketika truk yang dikemudikannya hendak mendahului kendaraan yang ada di depan. Namun dari arah berlawan melaju truk lain.

Kedua kendaraan berbodi besar itu ringsek di bagian depan. Kecelakaan juga melahirkan kemacetan panjang. Kasus ini sudah ditangani kepolisian setempat

Cerita Tragis Tabrakan Beruntun Cisarua

TEMPO.CO, Bogor - Azan magrib belum lagi usai berkumandang, tiba-tiba terdengar suara keras di Jalan Raya Puncak, Bogor. Itu adalah suara kecelakaan beruntun yang melibatkan dua bus, mobil, angkutan umum, dan motor, Jumat, 10 Februari 2012. "Ya Allah, Allahu Akbar...ada kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor," kata seorang saksi, Watty Yusmaini Eriawati, dalam akun Facebook-nya.

Kata Watty, kecelakaan berawal dari benturan bus Karunia Bakti dari arah Cisarua dengan bus Doa Ibu dari Jakarta. Tak terhindarkan, tumbukan itu pun menyambar ke kendaraan lain. Korban yang jatuh pun tidak hanya para penumpang kendaraan, tapi juga pejalan kaki. "Sekitar 50-an lebih meninggal dunia di tempat. Selain penumpang bus, korban juga penumpang angkot, pejalan kaki, pemotor, dan lain-lain," ujarnya.

Watty bahkan sempat melihat jenazah korban yang motornya terseret bus Karunia Bakti. Sambil menanti kedatangan ambulans, dia mengatakan, korban digeletakkan di depan hotel Nila Karmila. "Inalillahi rojiun. Sampai sekarang masih terdengar sirene ambulans yang mondar-mandir," ujarnya.

Sebelumnya, dikabarkan korban tewas dan luka-luka dievakuasi ke Rumah Sakit Paru Cisarua. Bagian Informasi Rumah Sakit Paru Cisarua, Alvina, menyatakan jumlah keseluruhan korban belum diketahui. "Kami belum bisa memastikan jumlah korban," kata Alvina.

Dari Berbagai sumber


Bencana Dunia Terus Meningkat

Banjir Australia, tsunami Jepang membuktikan, dan berbagai bencana dinegara kaya membuktikan bahwa mereka tak kebal risiko bencana. Bencana terjadi silih berganti di dunia dalam beberapa dasawarsa terakhir. Baik bencana geologi, hidrometeorologi, biologi maupun akibat ulah manusia. (~.~ semuanya akibat ulah manusia sendiri kalieee... )

Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selama tiga dasawarsa terakhir, bencana di dunia meningkat sekitar 350 persen. Ini berpengaruh signifikan pada ekonomi dan kehidupan masyarakat global.

Kejadian gempa bumi di Haiti pada 2010, banjir di Pakistan 2010, dan banjir di Thailand 2011 makin memerosotkan perekonomian negara-negara miskin dan sedang berkembang. "Sedangkan banjir di Australia, gempa bumi di Selandia Baru, dan gempa bumi serta tsunami di Jepang pada 2011, menunjukkan bahwa negara-negara kaya pun tidak kebal terhadap risiko bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Supoto Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima VIVAnews, Jumat 23 Maret 2012.

Kerugian ekonomi global akibat bencana, rata-rata dalam 10 tahun terakhir sejak 2000 adalah US$110 miliar, di mana total kerugian yang diasuransikan sekitar US$35 miliar. Sementara itu, bencana menyebabkan kerugian ekonomi global US$130 miliar. Pada 2011, kerugian yang terjadi meningkat hampir dua kali lipat. Gempa bumi dan tsunami di Jepang pada 11 Maret 2011 menimbulkan kerugian US$220 miliar atau 3,4 persen PDB Jepang, atau hampir seperlima PDB Indonesia saat ini.

Demikian pula banjir di Thailand pada akhir 2011 menyebabkan 754 orang meninggal, 10 juta orang menderita, dan kerugian mencapai US$45 miliar. Pertumbuhan ekonomi Thailand merosot sekitar 2,4 persen. Di Indonesia pun bencana terus meningkat. Sejarah bencana di Indonesia, berdasarkan Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) selama tahun 1815-2011 terdapat 11.910 kejadian bencana yang menyebabkan 329.585 jiwa meninggal dan hilang serta lebih dari 15,8, juta jiwa mengungsi.

Untuk itulah bencana menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. "Bahkan, Presiden SBY menyampaikan bahwa target pertumbuhan pembangunan tahun 2012 sebesar 6,5 persen sangat dipengaruhi oleh faktor yang berpengaruh, salah satunya bencana," kata Sutopo.

Jika terjadi bencana, dia menambahkan, akan berat mencapai target tersebut. "Kita perlu selalu siap siaga untuk mengantisipasinya," tuturnya


Tiga Truk Dan Dua Bus Tabrakan

SITUBONDO, Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk besar terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (21/3/2012). Diduga insiden ini terjadi akibat salah seorang sopir truk trailer mengantuk berat.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tetapi, sopir truk trailer boks dengan nomor polisi L-9171-UA, Lutfi (36), warga Krian Sidoarjo, terjepit dalam kabin truknya selama 1,5 jam. Sang kenek, Untung Budiono, selamat dari maut. Meski begitu, keduanya langsung dilarikan ke RS Elizabeth Situbondo karena menderita sejumlah luka di tangan dan kaki.

Untuk mengeluarkan Lutfi dari kabin, petugas bersama warga sekitar harus bekerja ekstrakeras. Sopir trailer itu baru berhasil dievakuasi keluar setelah bodi kabin truk dicongkel. Lamanya proses evakuasi sopir trailer itu sempat membuat arus lalu lintas sempat terganggu selama dua jam karena truk yang terlibat tabrakan beruntun melintang di Jalur Pantura Situbondo.

"Truk yang saya kemudikan terdorong setelah ditabrak dari belakang. Saat terdorong itu truk saya sempat menabrak truk di depan. Namun, truk di depan yang sarat dengan muatan besi itu langsung kabur," ujar Sunaryo (47), sopir truk gandeng lainnya bernopol P-9664-UW yang bagian depannya ringsek.

Kuat dugaan, tabrakan beruntun dipicu sopir truk trailer yang mengemudikan kendaraannya dalam kondisi mengantuk, hingga tidak melihat truk di depannya yang berhenti karena lampu merah. Dengan demikian, truk trailer itu langsung menghantam keras bagian belakang truk gandeng.

Begitu ditabrak, truk gandeng terdorong hingga menabrak truk bermuatan besi yang ada di depannya. Meski demikian, sopir truk trailer mengelak dituding mengantuk saat mengemudikan kendaraannya.

"Saya tidak mengantuk, namun saya mengira truk di depan saya itu sudah jalan, makanya saya terus melaju. Tidak tahunya masih belum jalan, hingga terjadi tabrakan," kata Lutfi, saat ditemui di RS Elizabeth Situbondo.

Sementara itu, pihak Satlantas Polres Situbondo menilai ada dua faktor yang jadi penyebab kecelakaan tersebut. Selain faktor sopir, adanya spanduk di jalan itu turut berpengaruh.

"Ada dua faktor yang menyebabkan tabrakan beruntun tersebut, yaitu sopir truk trailer diduga mengantuk dan sopir trailer tidak dapat melihat traffic light yang tertutup spanduk yang melintang di tengah jalan. Sebetulnya kami sudah mengingatkan agar pihak terkait segera memindah spanduk itu karena spanduk itu mengganggu pandangan para sopir yang sedang melintas," kata Aiptu Siswanto, anggota Satlantas Polres Situbondo. 

Sementara Itu Jakarta: Sebuah bus metromini yang diduga mengalami rem blong menabrak metromini lainnya yang sedang berhenti di Jalan Buncit Raya, Mampang, Jakarta Selatan. Sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan pengemudi bus yang menabrak sempat dihakimi warga.

Sopir metromini dengan nomor trayek 75 jurusan Pasar Minggu - Blok M ini mengaku terpaksa menabrakkan bus yang dikemudikannya, untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain.

Sejumlah warga dan penumpang yang berang tak hentinya mencoba menghakimi sopir metromini itu. Massa juga merusak metromini yang dikendarainya.

Saat kejadian, metromini penuh sesak dengan penumpang. Akibatnya belasan penumpang mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Satu di antara puluhan penumpang terdapat seorang ibu yang tengah mengandung. Ibu ini juga mengalami luka di bagian wajahnya. Sopir dan kernet metromini nahas ini telah diamankan ke Kepolisian Sektor Mampang, untuk dimintai keterangan.


Followers

 
Support : Creating Website | Template | Mas
Copyright © 2011. Dunia Dan Akherat - All Rights Reserved
Template Modify and Proudly powered by Free Blog